Kamis, 29 Mei 2008

Foto di kapal menuju Gilimanuk Bali (episode turing Bali)





Akhirnya sampai di Pulau Bali (episode turing Bali)


Mampir di kota Situbondo cukup lama, sekitar 30 menit hingga 1 jam. Terus berangkat lagi deh menuju Banyuwangi. Terasa lelah sekali perjalanan menuju Banyuwangi ini, coz jalanannya lurus terus, sepertinya g sampai-sampai perjalanan ini. Melihat papan penunjuk jalan, Banyuwangi dipanahkan lurus ke-atas, aku pikir ah sebentar lagi sampai Banyuwangi, jalan beberapa kilometer kemudian ada penunjuk jalan lagi Banyuwangi panah ke atas yang artinya lurus terus, wah belum sampai juga toh. Lewat lagi ada ada penunjuk jalan Banyuwangi masih lurus terus, aduh-aduh kok g sampai-sampai ya. Posisi bawa motor saat itu sudah berbagai gaya dicobain, coz bujur alias bokong terasa panas sekali menempel terus di jok motor, dari posisi lurus kedepan, geser dikit miring ke kanan, ke kanan pegel, geser lagi ke tengah, tengah pegel, geser ke kiri, sampai berdiri bawa motor dah dilakuin semua, tapi kok g sampai juga Banyuwangi. Cape rasanya badan ini hehe..tapi semangat terus menggebu-gebu, karena lihat di peta antara jarak kota situbondo ke banyuwangi g terlalu jauh, hehehe..namanya juga peta sejengkal pun g sampe ;p.
Perjalanan dari kota Situbondo menuju Banyuwangi ini yang kurasa paling melelahkan, ya mungkin kumulatif dari perjalanan2 sebelumnya, karena badan belum direbahin lagi alias tidur. Tidur terakhir hanya di kota Semarang tepatnya di Ungaran, habis itu g tidur-tidur lagi, bawa motor terus sepanjang hari, pegel punggung, bokong panas, tangan pegel tarik gas, tarik kopling, kaki pegel nginjek rem, ganti persneleng, ya Allah kapan sampainya di Banyuwangi.
Ada hal menarik selama perjalanan menuju Banyuwangi, kebetulan si izul bilang, kita akan melewati tengah hutan yang panjangnya sekitar 40 km, habis hutan itu kita dah sampai di Banyuwangi. Wah makin semangat aja kan mau sampai di Banyuwangi. Setelah jalan beberapa lama, akhirnya sampai juga di hutan yang si izul ceritakan. Sebenarnya itu sebuah proyek taman wisata atau apa gitu, aku lupa waktu baca ada plangnya, "Anda memasuki wilayah taman bla bla", aku pikir ini mah bukan taman, tapi hutan. Luar biasa gelapnya, sampai-sampai karena kebetulan motorku kalo ada jalan agak naik kalo g dikebut motor bakalan tersndat jalannya, lagipula boncengan juga sama pa malih. Ya sudah dua motor dibelakang buckman sama izul aq susul, aku kebut si macana lewati hutan yang gelap gulita. Juga g habis pikir, gimana kalo motor ini mogok atau ban bocor, coz sama sekali ga ada bengkel ataupun rumah penduduk di hutan ini, tidak bisa dibayangkan deh pokoknya tantangannya hehehe. Kecepatan si macan 80-100 kpj (kilometer per jam) di hutan tersebut, sudah tidak peduli tengok kanan kiri belakang, yang penting kebut terus. Suasana di hutan itu memang agak mencekam, karena motorku sendiri yang lewat, ada beberapa mobil pribadi yang lewat, tapi jaraknya jauh sekali. Benar-benar pengalaman yang tak terlupakan deh pokoknya hehehe.
Selagi si macan berlari hingga 100 kpj, terlihat ada gapura yang bertuliskan "Selamat datang di Kabupaten Banyuwangi", alhamdulillah ku berkata dalam hati, akhirnya sampai juga Banyuwangi. Hutan sudah terlewati, sekarang aku tinggal menunggu buckman dan izul yang tertinggal jauh di belakang. Tak lama berselang 5-10 menit mereka sampai juga, dan perjalanan dilanjutkan kembali.
Aku pikir pelabuhannya tinggal di depan sedikit dekat gapura selamat datang itu, g taunya masih jalan lagi beberapa kilometer, waduh belum sampai juga toh. Tapi ketika melihat ada dermaga disana dan kapal-kapal laut, akhirnya kami tiba di pelabuhan Ketapang kabupaten Banyuwangi. Bayar tiket masuk untuk motor Rp 12.500, untuk orangnya Rp 5.000 saja, dan setelah itu naiklah kita ke kapal menuju pelabuhan Gilimanuk Pulau Bali, mantap bro.
Alhamdulillah sampai juga diri ini ke Pulau Bali, maklum baru sekali ke Bali, naik motor lagi ke Balinya hehehe...(to be continued)

Foto di PLTU Paiton, Probolinggo (episode turing Bali)




Mampir lagi di PLTU Paiton (episode turing Bali)


Habis makan rawon nguling, kita lanjut lagi perjalanan menuju Denpasar Bali. Ketika melewati pesisir pantai, kami lihat ada pembangkit listrik disana. Ada sekitar 3-4 menara disana, pemandangan yang indah sekali. Tiba di PLTU Paiton sekitar jam 17.30 wbp (waktu bagian probolinggo), singgah sejenak sambil foto-foto, maklum baru sekali ke PLTU Paiton, jadi kan sayang kalo g diabadikan hehe...
Menurut wikipedia, PLTU ini memiliki 6 unit pembangkit listrik
  • Unit 1 & 2 dengan kapasitas paling kecil, yakni 800MW dimiliki dan dioperasikan oleh PJB Paiton.
  • Unit 5 & 6 berkapasitas 1260MW dimiliki oleh Jawa Power dan dioperasikan oleh YTL Jawa Timur.
  • Unit 7 & 8 memiliki kapasitas 1200MW dimiliki oleh Paiton Energy Co dan dioperasikan oleh PT. International Power Mitsui Operation & Maintenence Indonesia (IPMOMI).
begitu sekilas mengenai pembangkit listrik tenaga uap Paiton. Oh iya, pembangkit listrik ini menggunakan bahan bakar batubara sebagai energinya.
Habis dari pembangkit listrik paiton ngasoh plus foto-foto, perjalanan berlanjut kembali. Hari menjelang malam, kendaraan yang berlalu lalang mulai sepi, hanya terlihat 1-2 mobil yang lewat, itu pun berselang lama antara mobil 1 dengan yang lainnya. Perjalanan melewati kecamatan Besuki, Pasir putih, Semiring, dan akhir tiba di kota Situbondo. Seperti biasa sampai kota ini kembali lagi istirahat, sambil beli makanan, minuman untuk persediaan di perjalanan. Ngomong-ngomong banyak banget istirahatnya ya, maklum cape banget, pegel, bosen naik motor, tapi asik juga kok, kalo ada yang mijitin di motor mungkin ga secape kayak gini kali ya ;p(to be continued...)

Cari tempat makan jauh banget sampe ke Probolinggo (episode turing Bali)


Habis mampir sebentar di Porong, perjalanan dilanjutkan kembali menuku kota Probolinggo. Rencananya mau makan dulu di Porong, tetapi karena mengejar waktu yang sudah sore hari, akhirnya perjalanan dilanjutkan kembali. Teman kami si izul bilang, nanti aja makannya deket dari sini (dari porong maksudnya), ya sudah kita ikut apa kata si izul aja coz dia katanya sudah pernah lewat jalur ini cuma naik mobil. Perjalanan sudah jauh sekali, cacing di perut yang awalnya nyanyi keroncongan sampai nyanyi heavy metal, tempat makan yang ditunjukin si izul belum sampai juga. Ini deketnya orang mana ya, katanya deket tapi perjalanan hampir 50 km, itu warung makan belum nongol juga.
Akhirnya disela-sela macetnya jalan ke Probolinggo karena jalanannya kecil, dah gitu yang lewat truk dan kontainer lagi, sampai juga ke warung makan itu. Ga taunya warung makan Rawon Nguling, ga sia-sia deh jauh-jauh cari tempat makan, coz enak banget masakannya hehe..promosi kali ya.(to be continued....)

Foto daerah Porong korban lumpur lapindo (episode turing Bali)




Sore hari di daerah tragedi lumpur lapindo Porong (episode turing Bali)

Akhirnya sampai juga mampir ke tragedi lumpur lapindo, yang g berhenti2 menyemburkan lumpurnya hingga saat ini. Alangkah kagetnya ketika melihat yang dulunya desa makmur tentram, telah berubah menjadi sebuah danau akibat terkena semburan lumpur lapindo. Ini musibah, adzab, atau berkah ya??? Lumpurnya sih dah di dasar danau, menjadi danau dikarenakan areal semburan lumpur panas ditahan oleh tanggul2 setinggi kurang lebih 10 meter, sehingga air hujan tergenang di dalam area tanggul tersebut. Konon kabarnya 2 hari setelah pulang dari Bali, tanggul yang kami naiki untuk melihat fenomena lumpur panas jebol lagi, ga bisa dibayangkan bagaimana jadinya itu kalo tanggul jebol, karena pas sekali pinggir jalan raya Porong. ckckckck....lapindo...lapindo, kok malah dibebankan ke pemerintah yang notabene menggunakan uang rakyat juga untuk ngurusin hasil ulahmu, padahal kan big bosmu tuh orang kaya nomor 1 di Indonesia, semoga Allah memberikan kesabaran, ketabahan, dan jalan keluar bagi para korban lumpur lapindo, amin.

Pagi hari di perbatasan Jawa Tengah sm Jawa Timur (episode turing Bali)

Tanggal 21 Desember 2007 sekitar pukul 06.00 wbs (waktu bagian sragen) tibalah kami di kota Sragen kota perbatasan Jawa Tengah denganJawa Timur. Istirahat sejenak sambil makan mie rebus plus kopi susu, nikmat sekali dengan udara sejuk di pagi hari. Masih terasa lelah badan ini, mata juga terasa berat, padahal perjalanan menuju Bali masih jauh banget men. Ga sempet tidur lagi disini, sekitar 1 jam istirahat, kita mulai berangkat lagi.
Rute perjalanan dari Sragen melewati Ngawi, Karangjati, Nganjuk, Mojokerto, hingga tibalah kita di Kota Sidoarjo tepat menjelang Sholat Jumat. Isitirahat lagi di pom bensin sidoarjo. Karena badan terasa lengket oleh keringat dan emang belum mandi terakhir berangkat dari Cirebon kemarin, jadi aroma badan terasa segar sekali hehehe...
Selesai mandi beres2, perjalanan dilanjutkan kembali melewati Porong. (to be continued...)

Selasa, 27 Mei 2008

Malam hari di kota semarang, pagi hari di kota solo (episode turing Bali)


Perjalanan dari cirebon ke semarang memakan waktu sekitar 7 jam, plus istirahat ngasoh, ngisi bensin, cerita-cerita dll. Baru pertama kalinya nih ke Semarang, kotanya bersih, g ada macet, udaranya juga sejuk. Tiba disana sekitar jam 20.00 WBS (waktu bagian Semarang), perut terasa laper berat. Nyari-nyari tempat makan akhirnya dapet juga tempat makan warung sate.


Nikmat bener rasanya makan malam di kota Semarang, kapan-kapan mau lagi ke Semarang tapi g naik motor hehehe...Makan sate plus kongkow-kongkow kurang lebih 2 jam-an, akhirnya berangkat lagi menuju kota berikutnya. Dari Semarang sekitar pukul 10an malam, hingga tiba di daerah Ungaran. Setibanya disana terasa badan capek banget, terus mata juga g bisa diajak kompromi alias ngantuk berat. Akhirnya kami memutuskan mencari mesjid terdekat untuk istirahat sejenak plus tidur. Nyari mesjid kan biar gratis g bayar tidurnya hehehe...kan musafir gitu :). Nikmat bener kayaknya rebahan badan di mesjid daerah ungaran, tepat pinggir jalan. Walaupun suara mobil lalu lalang, tapi tidak membuat ketenangan terganggu, coz dah ngantuk berat rat rat.
Bangun tidur sekitar pukul 02.00 pagi, udara terasa menusuk tubuh, coz dingin abiz udaranya, ditambah angin beritup cukup kencang, maklum kan ruangan terbuka gitu mesjidnya, sampai mau cuci muka terasa menggigil semuanya, ga kuku deh sama dinginnya. Habis cuci muka, bersiap-siap kembali melanjutkan perjalanan, packing tas ganti baju, celana plus manasin motor. Tepat sekitar jam 02.30 kami melanjutkan perjalanan menuju kota Solo. Rute kami melewati Kota Salatiga, Boyolali hingga pukul 04.00 tepat tiba di kota Solo. Di kota ini juga sama sejuk banget udaranya, bersih juga. Isitirahat kembali kami disana, plus sholat subuh di mushola pom bensin. Suasana kota masih sepi banget, maklum masih jam 05.00, terlihat orang-orang yang mau pergi ke pasar sudah berjalan lalu lalang di kota itu.

Turing ke Bali dari semangat sampe bosen naik motor hehehe...



Tanggal 19 Desember 2007, tepatnya hari rabu, tibalah saat yang dinantikan buat turing terjauh yang pernah saya lakukan, ke BALI naik motor. Berangkat dari kantor lama di wijaya dengan empat motor tanpa boncengers hehehe..padahal kalo dipikir-pikir perlu juga seorang beoncengers untuk menggantikan apabila ada bikers yang tiba-tiba di jalan kurang sehat atau ada musibah kecelakaan. Tapi dengan bermodal semangat menelusuri pulau jawa, walaupun mulainya ga dari sebelah paling barat pulau jawa, tetapi ke bali kalo dilihat di peta berjarak sekitar 1.200an km dari Jakarta (jauuuuhhhh banget nget nget)
Mulai berangkat hari rabu malam, kurang lebih jam 21.00 WKB (waktu kebayoran baru), berangkat melewati kemacetan kota Jakarta di malam hari dengan dibumbui hujan rintik-rintik, hingga hilang kemacetan itu ketika kami sudah tiba di jalan pantura. Di sepanjang jalan pantura juga masih dibumbui hujan, kadang gerimis, kadang lebat, kadang berhenti tapi masih ada rintik-rintik sedikit. Setelah 3 jam perjalanan dari Jakarta tepatnya di daerah indramayu, teman kami terkena musibah kecelakaan. Motornya menabrak pembatas jalan pantura pada saat tikungan persis di depan sebuah pasar. Nama pasarnya lupa pada saat itu, kondisi jalan pada saat itu memang basah dan tidak ada lampu penerang jalan, sehingga kata teman kami pada saat dia menikung tidak mengetahui tikungan tersebut ternyata tajam, sehingga dia tidak sempat menikung lagi dan akhirnya menabrak pembatas jalan dan terjatuh. Alhamdulillah teman kami tidak mengalami kondisi yang begitu parah, hanya pada sepeda motor stangnya bengkok.
Terlintas pada benak kami setelah kecelakaan tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan, dikarenakan kondisi teman kami pergelangan tangannya keseleo, dan kondisi motornya tidak bisa dibawa jauh lagi. Akhirnya malam itu juga kami beristirahat di sebuah balai desa di pinggir jalan pantura hingga pagi hari.

Keeseokan harinya, kita semua berkonsolidasi lagi apakah perjalan dilanjutkan atau pulang saja. Karena teman kami tidak mungkin melanjutkan perjalanan melihat kondisinya dan sepeda motornya. Singkat kata teman kami yang mengalami kecelakaan tersebut masih memiliki semangat untuk melanjutkan perjalanan, hanya tidak lagi membawa sepeda motornya, melainkan jadi boncengers, dan akhirnya kita pun meneruskan perjalanan hingga sampai di kota Cirebon. Di Cirebon, kamu beristirahat kembali di kantor cabang sekalian menitipkan sepeda motor teman kami yang mengalami kecelakaan. Siang hari kurang lebih jam 1 siang WBC (waktu bagian Cirebon) tgl 20 Desember 2007 hari Kamis kami berangkat meneruskan perjalanan. Rute perjalanan melewati Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan dan ...(dilanjut nanti lagi ngantuk soalnye hehehe...)

Proses Data Mining

Salah satu tuntutan data mining ketika diterapkan pada data berskala besar adalah diperlukannya metodologi sistematis, tidak hanya ketika melakukan analisa saja, tetapi juga ketika mempersiapkan data dan juga melakukan interpretasi dari hasilnya, sehingga dapat menjadi aksi maupun keputusan yang bermanfaat. Karenannya, data mining seharusnya dipahami sebagai suatu proses yang memiliki tahapan-tahapan tertentu dan juga ada umpan balik dari setiap tahapan ke tahapn sebelumnya. Pada umumnya proses data mining berjalan interaktif, karena tidak jarang hasil data mining pada awalnya tidak sesuai dengan harapan analisnya, sehingga perlu dilakukan desain ualng prosesnya.
Secara umum data mining terdiri dari 5 langkah, yaitu :
  1. Selection. Pada tahap ini data yang ada kemungkinan tidak seluruhnya digunakan dalam proses data mining, oleh karena itu perlu dilakukan penyeleksian data yang terdapat pada database, file, maupun sumber non elektronik lainnya.
  2. Preprocessing. Data yang akan digunakan oleh proses kemungkinan terdapat kesalahn atau hilang. Tahap ini melakukan pengkoreksian terhadap data-data yang anomali tersebut, apakah di-remove atau memang harus diperbaiki.
  3. Transformation. Data yang berasal dari sumber yang berbeda harus dikonversi ke dalam format tertentu untuk diproses. Suatu data dapat dikodekan atau ditransformasikan ke format yang ditentukan. Dalam tahap ini kemungkinan juga akan dilakukan reduksi terhadap data-data yang ada. Terdapat beberapa teknik dalam melakukan transformasi data, yaitu data type transform, continous column transform, grouping, aggregation, missing value handling, dan removing outliers.
  4. Data Mining. Dalam tahap ini digunakan algoritma dalam permasalahan berdasarkan teknik yang digunakan, untuk men-generate hasil yang diinginkan. Teknik tersebut antara lain Association Rules, Classification, Clustering, dan Sequential Patterns.
  5. Interpretaion/ Evaluation. Bagaimana hasil dari data mining harus dipresentasikan kepada pengguna adalah faktor yang sangat penting. Berbagai tampilan dan strategi GUI (graphical user interface) digunakan pada tahap akhir ini.

Teknik Data Mining

Data Mining memiliki beberapa teknik dalam penerapannya. Secara umum terdapat empat teknik dalam data mining, yaitu Association Rules, Classification, Clustering, dan Sequential Patterns.

Association Rules
Association Rules adalah suatu teknik data mining untuk meng-identifikasi keterkaitan antara tipe data spesifik. Sebagai contoh, pembelian di suatu pasar swalayan, dimana dapat diketahui berapa besar kemungkinan seorang konsumen membeli roti bersamaan dengan mentega dan susu. Dengan pengetahuan tersebut pemilik pasar swalayan dapat mengatur penempatan barangnya atau memberikan diskon khusus untuk kombinasi barang tertentu.
Salah satu algoritma untuk masalah ini adalah FP-Growth. Sebagai contoh terdapat produk pepsi, chips, dan juice dengan probabilitas kemunculan 80%. Interpretasi aturan ini adalah langsung. jika seorang konsumen membeli pepsi dan chips, maka terdapat 80% kemungkinan ia membeli juice.

Classification
Classification adalah proses untuk menemukan model atau fungsi yang menjelaskan atau membedakan konsep atau kelas data, dengan tujuan untuk memperkirakan kelas dari suatu objek yang labelnya tidak diketahui. Model itu sendiri bisa berupa aturan "jika-maka", berupa decision tree, formula matematis atau neural network (jaringan saraf tiruan). Sebagai Contoh, dalam sebuah restoran dapat ditentukan kapan customer akan berkunjung dan menu apa yang biasa dipesannya. Decision tree adalah suatu metode classificatiaon yang paling populer, karena mudah untk diinterpretasi oleh manusia.

Clustering
Berbeda dengan association rules dan classification, dimana kelas data telah ditentukan sebelumnya, clustering melakukan pengelompokkan data tanpa berdasarkan kelas data tertentu, bahkan clustering dapat dipakai untuk memberikan label pada kelas data yang belum diketahui tersebut. Oleh karena itu clustering sering digolongkan sebagai metode unsupervised learning. Sebagai contoh, data dapat digunakan untuk menentukan segmen pasar atau daya tarik customer.

Sequential Patterns
Teknik ini digunakan untuk menemukan pola-pola di suatu rangkaian yang terpisah. Sebagai contoh, urutan DNA terdiri dari rangkaian berseri yang panjang dari 4 stats yang berbeda : A. G. C, dan T. Kemudian juga dalam penelusuran web, terdiri dari rangkaian URL yang berseri. Pembelian seorang customer terhadap produk dapat dimodelkan sebagai urutan data. Contoh, seorang konsumen pertama kali membeli sebuah komputer, kemudian speaker, dan terakhir webcam. Teknik ini juga dapat dimanfaatkan untuk menelusuri tindak kejahatan, misalnya pembuhuhan berantai dengan motif tertentu. Pihak kepolisian bisa menggunakan data mining untuk menelusuri pola-pola si pelaku kejahatan untuk memprediksi apa yang akan dilakukan si pelaku selanjutnya.

Apa sih Data Mining itu ?

Banyak beberapa literatur mendefinisikan arti Data Mining, mungkin sedikit bertanya, emang bisa ga sih data itu dimining. Mining sendiri memiliki arti menggali, menambang, konteksnya kalo yang digali itukan biasanya sumur, kuburan, empang, hehehe...Terus kalo menambang, biasanya kan minyak bumi, gas alam, batu bara, emas, dll, yang berarti sesuatu yang material, tapi kan ini yang ditambang adalah data, yang punya arti virtuil, dalam arti harus menggunakan alat bantu komputer untuk melihatnya.
Beberapa literatur mengatakan :
  • Data Mining adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah dari suatu kumpulan data berupa pengetahuan yang selama ini tidak diketahui secara manual.
  • Data Mining merupakan analisa otomatis dari data yang berjumlah besar atau kompleks dengan tujuan menemukan pola atau kecenderungan yang penting yang biasanya tidak disadari keberadaannya.
Perlu diketahui juga bahwa kata Data Mining sendiri berarti usaha untuk mendapatkan sedikit barang berharga dari sejumlah besar material dasar. Dari definisi-definisi itu, dapat dilihat ada beberapa faktor yang mendefinisikan Data Mining :
  • Data Mining adalah proses otomatis terhadap data yang dikumpulkan di masa lalu
  • Objek dari Data Mining adalah data yang berjumlah besar, atau kompleks
  • Tujuan dari Data Mining adalah menemukan hubungan-hubungan atau pola-pola yang mungkin memberikan indikasi yang bermanfaat.
Akhir-akhir ini ada beberapa bidang ilmu seperti information retrieval yang juga terlibat dalam proses data mining untuk mengekstrak sumber data mining dari sumber-sumer seperti teks dan website. Walaupun Data Mining memiliki sumber dari beberapa bidang ilmu, data mining berbeda dalam beberapa aspek dibandingkan dengan bidang ilmu seperti berikut :
  • Statistik : Model statistik dipersiapkan oleh para ahli statistik, sedangkan data mining mengembangkan statistik untuk menangani data berjumlah besar secara otomatis
  • Expert System (sistem cerdas) : Sering terjadi kerancuan antara data mining dan data warehouse, karena keduanya sering dipakai bersamaan. Pada umumnya data warehouse lebih merujuk pada tempat untuk menyimpan data yang terkonsolidasi, sedangkan data mining bisa dianggap sebagai perkakas untuk menganalisa otomatis nilai dari data itu.
  • OLAP : Seperti data warehouse, OLAP juga sering dibahas bersama data mining, tetapi OLAP memiliki tujuan untuk memastikan hipotesa yang sudah diformulasikan terlebih dulu oleh penggunanya.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa data mining adalah suatu algoritma di dalam menggali informasi berharga yang terpendam atau tersembunyi pada suatu koleksi data (database) yang sangat besar, sehingga ditemukan suatu pola yang menarik yang sebelumnya tidak diketahui. Oleh sebab itu istilah data mining sering disalahgunakan untuk menggambarkan perangkat lunak yang mengolah data dengan cara yang baru. Sebenarnya perangkat lunak data mining bukan hanya mengganti presentasi, tetapi benar-benar menemukan sesuatu yang sebelumnya belum diketahui menjadi muncul diantara sekumpulan data yang ada. Bahkan dengan menggunakan data mining, dapat memprediksi perilaku dan trend yang akan terjadi kemudian, sehingga bisa membuat para pengusaha menjadi proaktif dan dapat mengambil keputusan dengan benar.
Data mining muncul setelah banyak dari pemilik data baik perorangan maupun organisasi mengalami penumpukan data yang telah terkumpul selama beberapa tahun, misalnya data pembelian, penjualan, nasabah, transaksi, email, dan sebagainya. Kemudian muncul pertanyaan dari pemilik data tersebut, "apa yang harus dilakukan terhadap tumpukan data tersebut". (dari berbagai sumber)

Data Mining lagi

Kebetulan penelitianku mengambil kasus mengenai data mining, jadi mungkin bisa bermanfaat buat para pembaca bloger yang akan melakukan penelittian mengenai data mining versi Indonesia hehe...coz kebanyakan waktu nyari referensi dapetnya bahasa inggris, so perlu translate lagi.

Tesis yang tak kunjung selesai


Akhir bulan Agustus 2005 mulai kuliah, hampir 3 tahun dari sekarang (Mei 2008) kuliahku tak kunjung selesai. Mungkin karena sibuk kerja atau emang dasar males, padahal tinggal tesis doang yang musti dikerjain. Sudah diberikan dispensasi dari pihak perusahaan untuk cuti ngerjain tesis, tapi emang dasarnya males g selesai juga tuh tesis. Hampir 1 setengah tahun belum dikerjain juga, cuma proposal aja yang jadi. Sampai akhirnya dateng surat dari kampus yang mengancam akan melakukan DO (drop out) jika bulan Juli 2008 ini tidak dapat menyelesaikan kuliah. Bulan April 2008 kemarin akhirnya mengambil keputusan untuk resign ajah dari kerjaan, n full ngerjain tesis. Ternyata alhamdulillah dalam waktu 2 bulan sudah hampir rampung nih tesis. Sedikit bikin program pake Delphi sama database buat support penelitiannya. Semoga aja bisa maju sidang bulan Juni ini, amin.