
Tanggal 19 Desember 2007, tepatnya hari rabu, tibalah saat yang dinantikan buat turing terjauh yang pernah saya lakukan, ke BALI naik motor. Berangkat dari kantor lama di wijaya dengan empat motor tanpa boncengers hehehe..padahal kalo dipikir-pikir perlu juga seorang beoncengers untuk menggantikan apabila ada bikers yang tiba-tiba di jalan kurang sehat atau ada musibah kecelakaan. Tapi dengan bermodal semangat menelusuri pulau jawa, walaupun mulainya ga dari sebelah paling barat pulau jawa, tetapi ke bali kalo dilihat di peta berjarak sekitar 1.200an km dari Jakarta (jauuuuhhhh banget nget nget)
Mulai berangkat hari rabu malam, kurang lebih jam 21.00 WKB (waktu kebayoran baru), berangkat melewati kemacetan kota Jakarta di malam hari dengan dibumbui hujan rintik-rintik, hingga hilang kemacetan itu ketika kami sudah tiba di jalan pantura. Di sepanjang jalan pantura juga masih dibumbui hujan, kadang gerimis, kadang lebat, kadang berhenti tapi masih ada rintik-rintik sedikit. Setelah 3 jam perjalanan dari Jakarta tepatnya di daerah indramayu, teman kami terkena musibah kecelakaan. Motornya menabrak pembatas jalan pantura pada saat tikungan persis di depan sebuah pasar. Nama pasarnya lupa pada saat itu, kondisi jalan pada saat itu memang basah dan tidak ada lampu penerang jalan, sehingga kata teman kami pada saat dia menikung tidak mengetahui tikungan tersebut ternyata tajam, sehingga dia tidak sempat menikung lagi dan akhirnya menabrak pembatas jalan dan terjatuh. Alhamdulillah teman kami tidak mengalami kondisi yang begitu parah, hanya pada sepeda motor stangnya bengkok.
Terlintas pada benak kami setelah kecelakaan tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan, dikarenakan kondisi teman kami pergelangan tangannya keseleo, dan kondisi motornya tidak bisa dibawa jauh lagi. Akhirnya malam itu juga kami beristirahat di sebuah balai desa di pinggir jalan pantura hingga pagi hari.
Keeseokan harinya, kita semua berkonsolidasi lagi apakah perjalan dilanjutkan atau pulang saja. Karena teman kami tidak mungkin melanjutkan perjalanan melihat kondisinya dan sepeda motornya. Singkat kata teman kami yang mengalami kecelakaan tersebut masih memiliki semangat untuk melanjutkan perjalanan, hanya tidak lagi membawa sepeda motornya, melainkan jadi boncengers, dan akhirnya kita pun meneruskan perjalanan hingga sampai di kota Cirebon. Di Cirebon, kamu beristirahat kembali di kantor cabang sekalian menitipkan sepeda motor teman kami yang mengalami kecelakaan. Siang hari kurang lebih jam 1 siang WBC (waktu bagian Cirebon) tgl 20 Desember 2007 hari Kamis kami berangkat meneruskan perjalanan. Rute perjalanan melewati Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan dan ...(dilanjut nanti lagi ngantuk soalnye hehehe...)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar